free webpage counters Cara Mengaci Tembok | Jasa Plester Tembok | Jual Mesin Plester Dinding
Plaster Tembok Bata Merah dengan Jasa Plester
June 1, 2016
Kelebihan Mesin Plester Otomatis
June 3, 2016

Cara Mengaci Tembok

Proses pengacian dinding adalah langkah terakhir yang dilakukan setelah proses pemlesteran tembok. Langkah ini dilakukan agar tembok menjadi lebih halus dan membuat hasil pengecatan yang lebih baik. Akan tetapi, untuk mencapai hasil tersebut, diperlukan cara pengacian yang benar. Inilah tips-tips dari kami yang bisa membantu anda mencapai tujuan tersebut.

Pertama, pastikanĀ kualitas plester dinding yang akan anda aci. Karena plester merupakan dasar dari pengacian, kualitas plester yang baik akan sangat berpengaruh terhadap hasil pengacian anda. Jika plesteran tidak rata dan kasar, anda akan menghabiskan banyak bahan acian. Dan juga, bila qualitas pasir yang digunakan oleh kontraktor plester mengandung terlalu banyak lumpur, resiko keretakan dinding tembok setelah bahan mengering akan meningkat. Ini disebabkan oleh penyusutan plasteran tembok setelah mengering. Tembok yang retak dapat berdampak buruk pada keindahan rumah anda.

Kedua, pastikan hasil plasteran sudah cukup kering sebelum proses pengacian dilakukan. Ini disebabkan karena akan terjadi penyusutan saat bahan plesteran mengering. Memulai proses pengacian pada saat plester sudah cukup kering dapat meminimalisasi resiko keretakan tembok pada saat acian sudah kering. Untuk dinding dalam rumah, kami menganjurkan anda untuk melakukan pengacian 2-3 minggu setelah proses pemlesteran selesai. Untuk dinding luar rumah, acian dapat dilakukan 2 minggu setelah proses pemlesteran selesai. Perlu diperhatikan bahwa rekomendasi waktu ini didasari oleh asumsi bahwa plester dilakukan dengan baik. Jika dinding sangat basah saat proses pemlesteran, air akan terperangkap dan akan dibutuhkan waktu lama untuk mengeluarkannya. Ini membuat tembok “berkeringat”, dan ini akan memperpanjang waktu menunggu pengeringan plaster. Walaupun hasil plesteran yang kering sangatlah penting, akan tetapi kami tidak menganjurkan anda untuk menunggu terlalu lama. Karena permukaan plesteran yang terlalu kering juga akan berdampak negatif terhadap hasil akhir acian anda. Umumnya, kelembapan plesteran yang cukup dapat diliat apabila acian dapat dipoles 20-30 menit setelah proses pengacian selesai. Proses menunggu kurang dari 20 menit menandakan bahwa plesteranĀ terlalu kering, dan jika lebih dari 30 menit mendandakan bahwa plesteran terlalu lembab.

Ketiga, pastikan anda membasahi dan menginspeksi permukaan plasteran sebelum proses pengacian dimulai. Karena semen bersifat sangat menyerap air, tahap ini sangatlah penting dilakukan untuk mencegah acian terlalu cepat kering. Jika bahan pengacian terlalu cepat kering, maka hasil pengacian akan menjadi lunak dan membuat permukaan tembok berdebu. Selain itu, periksalah permukaan plasteran anda sebelum pengacian dimulai. Jika pada plasteran terdapat banyak lubang, kami menganjurkan untuk menambal permukaan lubang-lubang tersebut satu hari sebelum proses pengacian dimulai.

Keempat, perhatikan ketebalan acian. Ketebalan acian juga sangat berpengaruh terhadap kualitas tembok. Umumnya, tebal acian yang ideal adalah 1-3 mm. Jikalau ketebalan kurang dari 1 mm, acian akan terlalu cepat mengering. Kami anjurkan untuk melakukan pengacian ulang sampai dengan 1 mm jika ketebalan acian kurang dari 1 mm, dan kami menganjurkan pelapisan tersebut dilalukan sebelum acian mengering. Bila anda harus melakukan pengacian dengan tebal lebih dari 3 mm, kami menganjurkan untuk membagi proses aplikasi menjadi 2 tahap. Biarkan lapisan pertama mengering selama beberapa hari sebelum melakukan proses pelapisan kedua.

Itulah empat tips yang dapat kami bagikan kepada anda untuk mendapatkan tembok yang sempurna setelah pengacian. Perlu anda perhatikan bahwa kualitas pengacian dan kualitas tembok anda sangat bergantung pada kualitas plesteran tembok sebelumnya. Oleh karena itu kami menyarankan anda untuk menggunakan kontraktor jasa pengerjaan plester tembok yang berkualitas tinggi, tidak retak, dan dapat menjamin kerataan, serta kehalusan plasteran.

Comments are closed.