free webpage counters Plaster Tembok Bata Merah dengan Jasa Plester | Jasa Plester Tembok | Jual Mesin Plester Dinding
Pengaruh Mesin Plester dalam Harga Borongan Bangunan.
May 26, 2016
Cara Mengaci Tembok
June 3, 2016

Plaster Tembok Bata Merah dengan Jasa Plester

Bata merah adalah bahan bangunan yang paling umum digunakan sebagai struktur tembok bangunan karena murah, kuat, kedap suara, dan mudah . Akan tetapi, penggunaan bata merah pada saat ini sudah mulai tergantikan dengan alternatif-alternatif lain seperti batako dan bata ringan (concrete brick), terlebih lagi untuk proses pembuatan gedung-gedung tinggi. Ini dikarenakan oleh sulitnya biaya pemasangan, ukuran bata yang tidak sama, dan berat. Akan tetapi, untuk proyek proyek perumahan, bata merah tetap masih menjadi pilihan utama, dikarenakan karena biaya. Karena itu kami akan membahas bagaimana jasa plester tembok bata merah berbeda dengan bata ringan.

KARAKTERISTIK DASAR


Sebelum kita masuk dalam pembahasan plester tembok, kita akan bahas karakteristik dasar yang mendasari perbedaan teknik plester untuk bata merah dan bata ringan.

Proses pembuatan bata merah umumnya dikerjakan secara tradisionil. Oleh karena itu, bata merah tergolong murah dan mudah didapat dimana saja. Akan tetapi, karena metode tradisionil ini juga, ukuran dari setiap balok bata yang ada dipasaran sangatlah berbeda satu dengan lainnya. Ukuran yang tidak universal ini yang menyebabkan pemasangan tembok bata merah tergolong lebih sulit dari bata ringan.Berat bahannya pun tergolong berat. Ini dikarenakan oleh sedikitnya ruang rongga udara pada bata merah. Semen yang digunakan untuk merekatkan tergolong jauh lebih banyak dan hasil tembok tidak akan lurus.
Lain halnya dengan bata merah, bata ringan (atau yang kerap disebut dengan hebel), diproduksi dengan teknologi yang lebih canggih. Walaupun secara harga, bata ringan jauh lebih mahal daripada bata merah, akan tetapi pembangunan dinding menggunakan bata ringan sangatlah mudah. Ukurannya yang universal, dan berat-per-kubik yang lebih ringan membuatnya jauh lebih mudah untuk disusun dan dibawa. Semen yang diperlukan juga tidak banyak. Untuk pekerja ahli, bata ringan bisa direkatkan hanya dengan mencelupkan bagian rekatan ke dalam campuran semen dan merekatkannya langsung. Bata ringan juga dapat direkatkan dengan lem khusus pembangunan, yang dijual dipasaran. Hasil tembok pengerjaan juga cukup lurus dan memuaskan.

PROSES PLESTER TEMBOK


Proses pemlesteran dinding bata merah dan bata ringan sangatlah berbeda, ini dikarenakan oleh perbedaan karakteristik dasar tembok yang jauh berbeda diantara keduanya.

Tembok bata merah memerlukan plesteran yang cukup tebal. Tebal umumnya berkisar dari 2,5 cm sampai dengan 3 cm. Plesteran yang tebal ini dimaksudkan untuk menyembunyikan ketidakrataan tembok yang disebabkan oleh ukuran bata merah yang tidak universal. Plesteran tebal juga diperlukan untuk mengisi kekosongan antar bata yang disebabkan oleh tebalnya semen yang diperlukan untuk perekatan. Oleh karena itu, campuran semen pasir yang diperlukan untuk pekerjaan plaster tembok bata merah tergolong jauh lebih banyak dibandingkan dengan bata ringan. Juga dikarenakan oleh tebalnya plesteran yang diperlukan, plester dinding bata merah dilakukan dengan 2-3 kali aplikasi. Jika dipaksakan dengan sekali aplikasi, hasil plesteran sangat beresiko rontok karena daya rekat tidak dapat menunjang berat semen/pasir plester. Oleh karena itu, pekerjaan plester tembok bata merah memerlukan banyak waktu.

Di lain halnya , tembok dinding yang terbuat dari bata ringan tergolong rata dan rapih. Oleh karena itu, plesteran tidak harus tebal. Umumnya, tebal plasteran berkisar dari 0,5 cm sampai dengan 0,7 cm. Tebalnya plester tergantung dari tebal bata ringan yang digunakan. Jika bata dan plesteran terlalu tipis, tembok akan kelihatan tipis dan rapuh. Oleh karena itu, bahan yang semen yang diperlukan jauh lebih sedikit daripada tembok bata merah. Proses pengerjaan untuk tembok bata ringan juga dapat diselesaikan dengan satu kali aplikasi. Karena inilah, banyak proyek, terutama high rise building, beralih ke bata ringan dalam pengerjaan temboknya.

Comments are closed.